Dengan telah bergabungnya lima PAKD hingga saat ini, ia melihat momentum positif bagi penguatan infrastruktur pasar aset keuangan digital Indonesia.
Baca juga:Â Raker DPR: Mendag Budi Santoso Perketat Aturan Belanja Online dan Aset Kripto
“Fokus kami tetap pada pembangunan ekosistem yang mengedepankan integritas pasar, efisiensi operasional, perlindungan investor, dan kepatuhan terhadap regulasi,” imbuhnya.
Langkah Strategis Tokocrypto Indonesia
CEO Tokocrypto, Calvin Kizana menilai migrasi ini sebagai tonggak sejarah penting bagi perusahaan dalam memperluas kontribusi di industri aset digital Indonesia.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi berbagai inovasi berkelanjutan yang akan memperkuat posisi pasar domestik di masa depan.
Tokocrypto kini siap mengintegrasikan operasionalnya lebih dalam untuk menciptakan ekosistem yang lebih transparan bagi para pengguna.
“Kami menyambut baik selesainya proses migrasi ke ekosistem ICEX Group. Dengan begitu, industri aset keuangan digital nasional dan memperkuat ekosistem pasar yang semakin terintegrasi,” tutur Calvin Kizana.
Baca juga:Â OJK Ajak Generasi Muda Waspadai Risiko Kripto, Transaksi Tembus Rp482 Triliun
Ia meyakini kolaborasi antar pelaku industri, dukungan infrastruktur pasar, serta inovasi berkelanjutan akan menjadi fondasi penting.
“Terutama bagi perkembangan ekosistem aset digital Indonesia ke depan,” tambahnya.
Integrasi Infrastruktur Bursa Kripto
ICEx Group mengelola ekosistem terintegrasi melalui tiga entitas utama, yakni Indonesia Crypto Exchange (ICEX) sebagai bursa.




