URBANCITY.CO.ID – PT Elnusa Tbk (ELSA), emiten jasa energi terintegrasi yang merupakan bagian dari Subholding Upstream Pertamina, kembali membuktikan ketangguhan finansialnya di pasar modal.
Lembaga pemeringkat efek tertua di Indonesia, PEFINDO, resmi menyematkan kembali peringkat idAA+ dengan prospek stabil untuk perseroan per 13 Mei 2026.
Rapor hijau ini menegaskan kapasitas finansial Elnusa yang sangat kuat dalam memenuhi seluruh kewajiban keuangan jangka panjangnya.
Validasi independen ini sekaligus mencerminkan ketahanan operasional perseroan di tengah gempuran ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi geopolitik yang menekan industri hulu migas.
Baca Juga: Sasar Layanan End-to-End, Elnusa Pamer Teknologi Pendeteksi Pipa Bocor
Jejak Manis Transformasi: Naik Kelas Sejak 2019
Dalam laporan analisisnya, PEFINDO menyoroti posisi strategis Elnusa yang memiliki profil bisnis solid di dalam ekosistem Grup Pertamina.
Perusahaan dinilai sukses mengintegrasikan rantai nilai dari hulu hingga hilir, mulai dari jasa survei seismik, pengelolaan logistik, hingga distribusi energi nasional.
Direktur Utama Elnusa, Litta Ariesca, mengungkapkan bahwa keberhasilan mempertahankan peringkat premium ini merupakan buah dari disiplin anggaran dan transformasi bisnis yang terukur.
“Bagi kami, rating stabil ini adalah fondasi kepercayaan yang kokoh untuk terus melipatgandakan nilai bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Litta Ariesca dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Elnusa Pacu UMKM Bojonegoro Tembus Pasar Digital Lewat Program PESONA




