Founder PT Benih Kreasi Indonesia, Lucia Hartanto, menyebutkan bahwa talenta lokal membutuhkan sistem pendukung agar bisa berkembang secara ekonomi.
Baca Juga: Lawan Pembajakan Digital, Wamen Ekraf Irene Umar Kawal Revisi UU Hak Cipta
“Indonesia tidak kekurangan fotografer berbakat. Yang dibutuhkan saat ini adalah sistem yang mampu membantu mereka bertumbuh, dikenal, terlindungi, dan memiliki akses terhadap peluang ekonomi yang lebih luas,” ungkap Lucia.
Adaptasi Teknologi dan Kecerdasan Buatan (AI)
Selain penguatan pasar, audiensi ini juga menyoroti pentingnya fotografer beradaptasi dengan teknologi terbaru, termasuk penggunaan kecerdasan artifisial (AI).
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan standar profesionalisme fotografer Indonesia agar mampu bersaing dengan karya-karya dari mancanegara.
Irene menambahkan bahwa pemerintah ingin subsektor fotografi tidak hanya jago kandang, tetapi mampu melakukan promosi masif di tingkat internasional melalui penguatan standar profesi yang diakui dunia. (*)






