“Kemendag telah memfasilitasi penjajakan kesepakatan bisnis antara 804 UMKM dengan sejumlah perusahaan besar seperti MAP Group, IKEA, dan Metro Department Store. Saat ini, sebanyak 107 UMKM berhasil lolos kurasi,” ungkap Roro. Ia menambahkan, enam UMKM sektor pangan juga telah resmi bermitra dengan KAI Services.
Menembus Pasar Internasional
Tak hanya di pasar domestik, Kemendag juga membuka pintu bagi mahasiswa untuk merambah pasar luar negeri.
Baca Juga: Kemendag Gandeng Peritel Modern Kurasi Produk Mahasiswa di Campuspreneur Expo Solo
Roro menjelaskan bahwa pemerintah menyediakan jaringan Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di berbagai negara sebagai ujung tombak promosi dan fasilitasi transaksi ekspor.
Rektor Unair Muhammad Madyan menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, Unair melalui program inkubasi bisnis berkomitmen memastikan mahasiswa memiliki wawasan praktis mengenai dinamika dunia usaha global.
Upaya ini mendapat respon positif dari mahasiswa pelaku usaha, seperti Jihan Anisa Rohmah pemilik @savoreatbites.
Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan Unair ini berharap pemerintah terus memperluas jejaring usaha agar UMKM mahasiswa dapat naik kelas hingga ke kancah internasional. (*)






