Ia menambahkan, dengan menggabungkan keahlian teknologi ZTE dan kekuatan pasar Telkom, pihaknya berharap dapat menciptakan nilai baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Baca Juga: Kapasitas Naik hingga 40 Gbps, Telkom Hadirkan Community Gateway Satelit di Wamena
Evolusi Telkom Menuju Perusahaan Platform Digital
Bagi Telkom, kolaborasi hulu ke hilir ini menjadi langkah krusial dalam menyokong rencana transformasi perusahaan.
Emiten berkode saham TLKM tersebut tengah gencar memacu lini bisnisnya agar berevolusi dari operator telekomunikasi tradisional menjadi korporasi berbasis infrastruktur dan platform digital terintegrasi.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menegaskan bahwa kemitraan ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan jangka panjang perseroan serta peningkatan disiplin eksekusi portofolio bisnis.
Menurutnya, kolaborasi ini mencerminkan fokus berkelanjutan kami dalam memperkuat infrastruktur digital sebagai fondasi pertumbuhan di masa depan.
Baca Juga: Telkom Dorong AI Center Makassar Jadi Motor Inovasi Digital di Kawasan Timur Indonesia
Selanjutnya, Telkom berkomitmen untuk meningkatkan kapabilitas di bidang data center, konektivitas, dan platform berbasis cloud, sekaligus menjadikan AI sebagai penggerak utama untuk menghadirkan solusi yang lebih terintegrasi dan bernilai tinggi bagi pelanggan.
“Melalui kemitraan seperti ini, kami ingin membangun ekosistem digital yang lebih tangguh, aman, dan kompetitif di Indonesia maupun di tingkat regional,” kata Seno Soemadji.





