URBANCITY.CO.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI mencatatkan performa impresif dalam penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) di awal tahun 2026.
Hingga periode 26 Februari 2026, bank dengan jaringan terluas di Indonesia ini resmi menjadi penyalur KPP terbesar secara nasional, menguasai lebih dari separuh total debitur di tanah air.
Berdasarkan data kementerian terkait, total penyaluran KPP nasional mencapai Rp6,10 triliun. Dari angka tersebut, BRI berkontribusi sebesar Rp3,42 triliun yang disalurkan kepada 25.909 debitur.
Capaian ini memicu apresiasi dari pemerintah atas komitmen perseroan dalam memperluas akses hunian dan modal kerja sektor properti.
“Kami memberikan apresiasi tinggi kepada BRI yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung Kredit Program Perumahan. Realisasi yang sangat signifikan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan perbankan berjalan efektif,” ujar Sri Haryati, Dirjen Perumahan Perkotaan Kementerian PKP, dalam keterangan resminya, Sabtu, 28 Februari 2026.
Baca Juga: Bank BRI – Universitas Indonesia Resmikan Work Startup Center
Menyasar UMKM Pengembang dan Kontraktor
Program KPP, yang juga dikenal sebagai KUR Perumahan, dirancang khusus untuk menggerakkan ekosistem properti dari skala bawah. Skema ini menyasar UMKM pengembang, kontraktor, hingga pedagang bahan bangunan.
Insentif yang diberikan cukup menggiurkan, yakni subsidi bunga sebesar 5 persen dengan plafon pembiayaan hingga Rp5 miliar yang dapat diputar (revolving) hingga Rp20 miliar.




