URBANCITY.CO.ID – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, mengumpulkan seluruh pemain kunci dalam ekosistem perumahan nasional di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum, Selasa, 10 Maret 2026.
Pertemuan ini menjadi ajang konsolidasi besar-besaran antara pemerintah, perbankan, hingga raksasa pengembang swasta untuk mempercepat penyediaan hunian bagi rakyat.
Agenda yang dibalut dalam suasana silaturahmi Ramadan ini dihadiri tokoh-tokoh penting seperti CEO Lippo Group James Riady, dan Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho.
Selain itu, hadir pula pimpinan dari Astra International, PT Djarum, dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Kehadiran para raksasa swasta ini menandai penguatan skema gotong royong dalam memangkas backlog perumahan.
Baca Juga: Menteri PKP Maruarar Sirait Dorong Rusun MBR di Depok: Cicilan Rp1,5 Juta di Lahan Milik Negara
“Atas nama negara kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan perumahan rakyat. Dukungan dari sektor swasta menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap upaya negara dalam menyediakan hunian bagi masyarakat semakin kuat,” ujar Maruarar Sirait.
DP Nol Persen untuk Petugas Lapangan
Dalam kegiatan ini, Maruarar menunjukkan keberpihakan pada pekerja sektor bawah di lingkungan kementeriannya.
Ia mengumumkan kebijakan khusus berupa pembebasan uang muka (DP) bagi para petugas keamanan, pengemudi, hingga petugas kebersihan yang ingin mengambil rumah subsidi.
Langkah ini diapresiasi oleh perwakilan pengembang, Angga Budi Kusuma, yang menilai kepemimpinan di Kementerian PKP saat ini sangat progresif.




