URBANCITY.CO.ID – PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 memasang target tinggi untuk tahun operasional 2026. Anak usaha Pertamina Hulu Rokan (PHR) ini membidik angka produksi minyak sebesar 30.305 barel per hari (BOPD) dan produksi gas di kisaran 485,07 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).
Target ambisius ini didasari oleh performa solid sepanjang tahun 2025 yang menjadi fondasi kinerja perusahaan.
Untuk mencapainya, PEP Zona 4 menyiapkan strategi operasional terukur, mulai dari optimalisasi lapangan matang (mature fields) hingga pemanfaatan teknologi subsurface terbaru.
General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, menegaskan bahwa agresivitas produksi tetap harus berjalan beriringan dengan standar keselamatan yang ketat.
Baca Juga: Pertamina EP Sukowati Safari Ramadan di Campurejo: Pererat Silaturahmi dan Santuni Anak Yatim
“PEP Zona 4 mendorong peningkatan produksi melalui praktik operasi berkelanjutan demi mendukung ketahanan energi nasional. Keselamatan tetap menjadi prioritas dalam setiap kegiatan operasi,” ujar Djudjuwanto dalam keterangannya.
Strategi Rejuvenasi dan Teknologi Seismik
Tahun ini, perusahaan bakal fokus pada program pengeboran infill, interfield, dan step-out secara selektif. Kekuatan teknis akan diperkuat dengan pembaruan model geologi dan reservoir berbasis data seismik 2D dan 3D, termasuk penggunaan teknologi passive seismic.
Selain mengejar sumur baru, PEP Zona 4 melakukan program rejuvenasi pada lapangan-lapangan tua guna menekan laju penurunan produksi alamiah (natural decline).




