URBANCITY.CO.ID – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI mulai mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri.
Bank pelat merah ini mendorong nasabah untuk lebih disiplin dalam mengelola anggaran melalui fitur Insight pada aplikasi digital terbaru mereka, wondr by BNI.
Langkah ini diambil menyusul proyeksi peningkatan belanja rumah tangga yang biasanya meroket selama bulan puasa.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyatakan bahwa fitur ini dirancang untuk memberikan transparansi penuh terhadap arus kas keluar masuk nasabah secara sistematis.
“Ramadan identik dengan meningkatnya aktivitas dan pengeluaran, mulai dari kebutuhan harian, berbuka puasa bersama, hingga persiapan Lebaran. Melalui fitur Insight di wondr by BNI, kami ingin membantu nasabah memantau dan memahami pola pengeluaran mereka secara lebih mudah dan transparan,” ujar Okki dalam keterangan tertulis yang diterima urbancity.co.id.
Baca Juga: Hasil RUPST BNI 2026: Setujui Dividen Rp13 Triliun dan Aksi Buyback Saham Rp905 Miliar
Otomasi Pemantauan Anggaran
Melalui fitur Insight, setiap transaksi nasabah akan dikategorikan secara otomatis berdasarkan jenis pengeluaran.
Sistem ini kemudian menyajikan rekapitulasi bulanan yang memungkinkan pengguna mengevaluasi kondisi kesehatan finansial mereka tanpa perlu mencatat manual.
BNI meyakini transparansi data ini menjadi kunci agar nasabah mampu mengidentifikasi perilaku belanja impulsif yang kerap terjadi selama Ramadan, sehingga anggaran dapat dialokasikan secara lebih bijak.




