URBANCITY.CO.ID – Gelombang mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah mulai memadati gerbang keluar ibu kota. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 812.342 kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode H-10 hingga H-6 Lebaran, atau sepanjang 11–15 Maret 2026.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan angka tersebut merupakan akumulasi dari empat gerbang tol (GT) utama: GT Cikampek Utama, GT Kalihurip Utama, GT Cikupa, dan GT Ciawi.
Volume ini menunjukkan kenaikan 9,6 persen dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya berada di angka 740.988 kendaraan.
“Hal ini sejalan dengan pemberlakuan diskon tarif tol sebesar 30% yang diberlakukan pada Minggu, 15 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga Senin, 16 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, atau selama dua hari pada periode arus mudik,” ujar Rivan, Senin, 16 Maret 2026.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026: 285 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Jasa Marga Beri Diskon Tol 30 Persen
Dominasi Arus ke Timur
Mayoritas pemudik masih mengarah ke wilayah Timur (Trans Jawa dan Bandung) dengan total 385.245 kendaraan atau 47,4 persen dari total volume.
Secara rinci, arus menuju Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama melonjak drastis hingga 56,4 persen dibanding lalin normal.
Sementara itu, arah Barat menuju Merak mencatat 254.896 kendaraan (31,4%), diikuti arah Selatan menuju Puncak sebanyak 172.201 kendaraan (21,2%).
Peningkatan arus ini juga dipicu oleh kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang mulai berlaku pada Senin, 16 Maret 2026.




