URBANCITY.CO.ID – Perum BULOG menyatakan kesiapannya menjalankan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 Tahun 2026 untuk membangun 100 titik infrastruktur pascapanen di seluruh Indonesia.
Proyek strategis senilai Rp5 triliun ini bertujuan memperkuat sistem logistik dan menjamin stabilitas pasokan pangan nasional dari hulu hingga hilir.
Direktur Utama Perum BULOG, Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa pembangunan ini akan dilakukan dengan pendekatan profesional dan akuntabel.
Fokus utama adalah memastikan fasilitas yang dibangun memiliki manfaat nyata bagi petani dan masyarakat luas. Penugasan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem logistik dan ketahanan pangan nasional.
Baca Juga: Lawan Hoaks: BULOG Bantah Kabar Direktur Utama Ahmad Rizal Ramdhani Jabat KABAIS TNI
“BULOG akan memastikan seluruh tahapan dipersiapkan secara matang agar pembangunan infrastruktur benar-benar tepat lokasi, tepat fungsi, dan tepat manfaat bagi masyarakat,” ujar Ahmad Rizal dalam Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Kamis, 2 April 2026.
Tiga Langkah Strategis Pembangunan
Ahmad Rizal menjelaskan, BULOG tengah menempuh tiga tahapan krusial. Pertama, penyusunan studi kelayakan (feasibility study) yang melibatkan akademisi dan tenaga ahli guna menjamin keberlanjutan aspek teknis maupun finansial.
Kedua, koordinasi teknis dengan Kementerian Pertanian untuk menyesuaikan tipologi gudang dengan karakteristik wilayah.
Ketiga, evaluasi kelayakan finansial terkait penggunaan dana investasi pemerintah non-permanen. Hasil evaluasi ini nantinya akan dilaporkan kepada Menteri Koordinator Pangan untuk mendapatkan persetujuan tertulis sebelum konstruksi dimulai.




