Petrosea Jual Seluruh Saham SSIA, Imbas Rapor Merah dan Beban Utang Surya Semesta

PT Petrosea Tbk (PTRO) resmi melepas 70 juta lembar saham SSIA di tengah penurunan kinerja keuangan pengembang kawasan industri tersebut. (Foto: Urbancity/Pool/Dok. PTRO)

URBANCITY.CO.ID – Raksasa jasa pertambangan dan konstruksi, PT Petrosea Tbk (PTRO), resmi mengakhiri posisinya sebagai pemegang saham di emiten pengembang kawasan industri, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA).

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 31 Maret 2026, PTRO terpantau melepas seluruh kepemilikannya sebanyak 70 juta lembar saham SSIA.

Aksi korporasi ini menyapu bersih porsi kepemilikan Petrosea yang sebelumnya tercatat sebesar 1,49 persen.

Meski nilai nominal transaksi belum dipublikasikan secara spesifik, langkah divestasi total ini memicu sorotan pelaku pasar modal mengingat profil kedua perusahaan yang memiliki rekam jejak proyek skala besar, termasuk megaproyek Subang Smartpolitan milik SSIA.

Baca Juga: Pertambangan Berkelanjutan, Grup MIND ID Terapkan Ekonomi Sirkular

Kinerja Keuangan SSIA Terjun Bebas

Keputusan divestasi Petrosea ditengarai tak lepas dari tekanan berat pada laporan keuangan tahunan SSIA tahun buku 2025.

Data konsolidasi menunjukkan pendapatan SSIA anjlok 29,9 persen menjadi Rp4,43 triliun dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang menyentuh Rp6,31 triliun.

Penurunan pendapatan ini menyeret jatuh berbagai metrik profitabilitas perusahaan. Laba bruto tergerus 48,3 persen secara tahunan menjadi Rp915,78 miliar, sementara laba usaha melorot tajam 74,5 persen ke angka Rp215,72 miliar.

Kondisi ini berpuncak pada pencatatan rugi bersih sebesar Rp89,37 miliar, berbanding terbalik dengan tahun 2024 yang masih membukukan laba bersih Rp234,23 miliar.

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.