URBANCITY.CO.ID – Sektor ritel Indonesia kembali menunjukkan taringnya di pasar regional. Hal ini ditandai dengan peresmian gerai LEGO Certified Store (LCS) di Grand Indonesia, Jakarta, Jumat, 24 April 2026.
Gerai seluas lebih dari 400 meter persegi tersebut kini menyandang predikat sebagai toko LEGO terbesar di kawasan Asia Tenggara.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Iqbal S. Shofwan, menyatakan kehadiran gerai raksasa ini merupakan sinyal positif kepercayaan investor global.
Menurutnya, ekspansi LEGO membuktikan bahwa pasar domestik tetap menjanjikan di tengah dinamika ekonomi dunia.
Baca Juga: Investasi Manufaktur Q1-2026 Tembus Rp418 Triliun, Sektor Logam Jadi Penopang Utama
“Gerai ini memacu aktivitas perdagangan ritel domestik. Masyarakat kini memiliki destinasi belanja inovatif di dalam negeri. Investasi ini juga membuktikan kepercayaan investor global terhadap ekonomi Indonesia yang solid,” ujar Iqbal dalam sambutannya di Jakarta.
Penopang PDB dan Konsumsi Rumah Tangga
Optimisme Kemendag didasarkan pada data makroekonomi yang stabil. Sepanjang 2025, ekonomi Indonesia tumbuh 5,11 persen dengan kontribusi konsumsi rumah tangga mencapai 53,63 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Tren positif ini berlanjut pada triwulan I-2026 dengan perkiraan pertumbuhan di kisaran 5,5 persen (yoy).
Iqbal menilai, kehadiran LEGO mempertegas posisi Indonesia bukan sekadar pasar, melainkan bagian penting dari rantai pasok internasional.
Baca Juga: Investasi Triwulan I 2026 Tembus Rp498 Triliun, Hilirisasi Jadi Mesin Utama Ekonomi




