Kemenperin Cetak Wirausaha Pangan di Sleman Guna Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Direktur Jenderal IKMA, Reni Yanita, saat memberikan penelasan tentang pentingnya penguatan IKM dalam struktur ekonomi nasional. (Foto: Urbancity/Pool/Dok. Kemenperi)

URBANCITY.CO.ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memacu pertumbuhan wirausaha industri baru melalui pengembangan sektor Industri Kecil dan Menengah (IKM).

Fokus kali ini diarahkan pada masyarakat dalam kategori miskin dan miskin ekstrem di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, sebagai bagian dari strategi nasional penghapusan kemiskinan.

Langkah ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan.

Melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Kemenperin menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Pangan pada 14–16 April 2026 yang menyasar penguatan manajerial dan perluasan akses pasar.

Baca Juga: Industri Pengolahan Kuasai Ekonomi Nasional 2025

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, pemerintah berkomitmen memastikan program penumbuhan wirausaha ini berjalan tepat sasaran melalui integrasi data yang akurat.

Pemerintah berkomitmen memastikan setiap program penumbuhan wirausaha baru industri berjalan tepat sasaran melalui pemanfaatan data yang akurat dan terintegrasi,” ujar Agus Gumiwang dalam keterangannya, Senin, 27 April 2026.

Sehingga, sambungnya, mampu mendorong lahirnya wirausaha baru yang mandiri, khususnya bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem.

Tulang Punggung Industri Nasional

Direktur Jenderal IKMA, Reni Yanita, menjelaskan bahwa penguatan IKM sangat krusial mengingat dominasi sektor ini dalam struktur ekonomi nasional.

Baca Juga: Kinerja Industri Pengolahan Belum Bergairah​​​​​​​

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.