URBANCITY.CO.ID – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong mahasiswa untuk berani bertransformasi dari sekadar pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.
Dalam kuliah umum di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Wamendag menegaskan bahwa penguatan kewirausahaan di kalangan pemuda adalah syarat mutlak untuk mengonversi bonus demografi menjadi kekuatan ekonomi.
Roro menyoroti rasio kewirausahaan Indonesia yang saat ini masih stagnan di angka 3,29 persen. Angka tersebut dinilai masih jauh dari level ideal untuk menopang status sebagai negara maju.
“Indonesia memiliki peluang besar untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui bonus demografi. Potensi ini harus dikelola secara optimal agar menjadi kekuatan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Roro Esti dalam acara bertema ‘Empowering Growth: Young Entrepreneurs For a Better Future’ di Unair, Selasa, 28 April 2026.
Baca Juga: Wamendag Roro Pacu Mahasiswa Berwirausaha: Ekspor UMKM Tembus Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025
Strategi Waralaba dan Kemitraan Ritel
Sebagai langkah konkret, Kementerian Perdagangan menawarkan skema waralaba bagi pengusaha pemula. Skema ini dinilai lebih aman bagi mahasiswa karena memiliki sistem yang terstandarisasi dan pendampingan berkelanjutan dari pemberi waralaba (franchisor).
Selain itu, Kemendag aktif menjembatani pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program business matching. Program ini menghubungkan produk lokal dengan raksasa ritel modern hingga badan usaha milik negara.




