URBANCITY.CO.ID – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mendorong koperasi berbasis pondok pesantren untuk bertransformasi ke sektor produksi, industri, dan distribusi.
Hal ini ditegaskan saat melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Pondok Pesantren Al Firdaus, Candipuro, Lampung Selatan, Senin (4/5).
Kunjungan ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan koperasi di tingkat akar rumput, sekaligus mensosialisasikan program strategis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Konsentrasi Khusus pada Ketahanan Pangan
Farida menjelaskan bahwa Kementerian Koperasi memiliki komitmen kuat dalam menjaga kedaulatan pangan sesuai arahan Presiden. Koperasi tidak lagi hanya sekadar lembaga simpan pinjam, melainkan harus terlibat aktif dalam rantai pasok.
Baca Juga: Menko Pangan Zulkifli Hasan: Koperasi Desa Merah Putih Jadi Offtaker Hasil Panen Petani
“Bapak Presiden ingin semua wilayah, baik di pedesaan maupun kabupaten menjaga ketahanan pangannya. Sehingga di Kemenkop punya konsentrasi khusus. Sekarang kita mendorong agar koperasi harus masuk ke sektor-sektor produksi, Industri, dan distribusi,” ujar Farida Farichah.
Lampung Timur Sebagai Pusat Agro
Secara spesifik, Wamenkop menyoroti potensi besar Lampung Timur sebagai sentra tanaman cokelat. Ia menekankan tiga aspek utama yang harus diperkuat oleh koperasi produsen di wilayah tersebut, yakni akses modal, akses pasar, dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Terkait program KDKMP, Farida memastikan bahwa ekosistem pasar bagi warga desa telah disiapkan dengan matang agar tidak ada kendala dalam distribusi produk lokal ke gerai-gerai yang tersedia.




