URBANCITY.CO.ID – Pertemuan puncak antara dua pemimpin negara adidaya di Beijing, Cina, berujung pada klaim capaian strategis. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dirinya telah mencapai “kesepakatan perdagangan fantastis” dengan Presiden China Xi Jinping dalam penutupan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) bilateral pada Jumat, 15 Mei 2026.
Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara membahas sejumlah isu krusial yang sedang menjadi perhatian global. Mulai dari urusan perdagangan komoditas, sektor pertanian, industri penerbangan, tata kelola kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), hingga eskalasi geopolitik di Timur Tengah.
Lawatan Trump ke Beijing ini bergulir di tengah ketegangan laten yang membayangi hubungan Washington dan Beijing. Kedua raksasa ekonomi ini masih berseberangan dalam berbagai hal, seperti konflik Timur Tengah, rantai pasok energi, penguasaan teknologi tingkat tinggi, serta status kedaulatan Taiwan. Namun, Trump optimistis pertemuan tatap muka ini menghasilkan terobosan besar.
“Kami telah membuat beberapa kesepakatan perdagangan fantastis, bagus untuk kedua negara,” kata Trump setelah berjalan bersama Xi di taman Zhongnanhai, kompleks kepemimpinan pusat China yang berada di dekat Kota Terlarang Beijing.
Baca Juga : Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen, Tertinggi di G20 Melampaui Amerika dan Cina
Trump mengklaim, diplomasi langsung ini berhasil mengurai kebuntuan komunikasi yang selama ini gagal dipecahkan oleh jajaran birokrat di bawahnya. “Kami telah menyelesaikan banyak masalah berbeda yang tidak akan bisa diselesaikan oleh orang lain,” ujar Trump, tanpa memerinci isi kesepakatan tersebut, dikutip dari AFP.
Di sisi lain, Presiden Xi Jinping menilai kunjungan mitranya tersebut sebagai momentum penting bagi dinamika hubungan bilateral. Xi menegaskan bahwa AS dan Cina sejauh ini telah membangun hubungan baru yang bersifat konstruktif dan berlandaskan stabilitas strategis. Sebagai simbol diplomasi, Xi bahkan berjanji akan mengirimkan benih tanaman untuk ditanam di Taman Mawar Gedung Putih.




