URBANCITY.CO.ID – Manajemen PT Sahabat Kota Wisata—konsorsium pengembang kawasan mandiri Kota Wisata Cibubur—secara agresif memperluas ekspansi township terpadu berbasis ekosistem pendidikan nasional dan internasional.
Langkah strategis ini diambil guna merespons tingginya permintaan pasar kelas menengah-atas terhadap hunian urban yang mengintegrasikan aspek mobilitas ramah anak dan efisiensi waktu banjar.
Direktur Utama PT Sahabat Kota Wisata, Sugiyanto Wibawa, mengungkapkan bahwa komitmen Sinar Mas Land dalam membangun kawasan seluas kurang lebih 750 hektare tersebut kini difokuskan pada penguatan konektivitas hulu-hilir antara klaster residensial modern dengan distrik sekolah unggulan.
Langkah ini sekaligus memangkas beban psikologis anak akibat kelelahan di jalan. Untuk mendongkrak daya beli sektor properti, pengembang meluncurkan skema harga kompetitif bagi keluarga muda modern.
Baca Juga:Â Ecovia Kota Wisata: Strategi Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Urban Berbasis Alam
“Rumah dekat sekolah di Kota Wisata Cibubur, start from 1M saja!” tegas Sugiyanto Wibawa dalam pemaparan proyeksi pengembangan kawasan terpadu.
Rekomendasi Empat Klaster Premium Dekat Sekolah Unggulan
Sugiyanto menjelaskan, manajemen telah memetakan empat klaster tematik dengan spesifikasi premium yang terkoneksi langsung ke sabuk pendidikan utama Cibubur, seperti Sekolah BPK Penabur, Al-Azhar, Sekolah Katolik BHK, hingga Sekolah Islam Fajar Hidayah:
Klaster Orlens (Ecovia Zone): Merupakan proyek kolaborasi global antara Sinar Mas Land dan Sumitomo Forestry.



