URBANCITY.CO.ID – Toy Story 5 resmi mencatatkan rekor baru dalam sejarah film animasi Disney dan Pixar.
Film garapan Andrew Stanton ini sukses meraup pendapatan global sebesar US$312 juta atau setara dengan Rp5,5 triliun (kurs US$1=Rp17.853) hanya dalam akhir pekan pembukaannya.
Angka fantastis tersebut terdiri dari US$152 juta di pasar internasional dan US$160 juta di pasar domestik Amerika Utara.
Pencapaian ini sekaligus menobatkan Toy Story 5 sebagai film dengan pembukaan terbesar di Amerika Utara sepanjang tahun 2026.
Perolehan ini melampaui rekor sebelumnya yang Toy Story 4 pegang pada 2019 dengan pendapatan global US$238 juta.
Meski untuk pasar internasional, debut Toy Story 5 menempati posisi kedua tertinggi di bawah Inside Out 2.
Secara bisnis, Toy Story 5 telah sukses mengungguli biaya produksinya yang dilaporkan mencapai US$250 juta hanya dalam waktu beberapa hari tayang.
*Variety* memprediksi film ini memiliki peluang besar menembus angka US$1 miliar, mengikuti jejak sukses sekuel animasi terdahulu seperti Inside Out 2 dan Zootopia 2.
Analis box office dari FranchiseRe, David A. Gross, menyebut kesuksesan ini merupakan bukti dominasi film keluarga pasca-pandemi.
Penayangan film keluarga telah memimpin industri sejak kembali bangkit setelah pandemi pada 2023.
“Sebagian besar kesuksesan genre ini berasal dari sekuel dan remake live-action,” kata David A. Gross dari buletin box office FranchiseRe.
“Pixar dan Disney sangat pandai mengembangkan seri mereka dari episode ke episode. Ini sangat mengesankan.”




