URBANCITY.CO.ID – Inggris Raya mencatat hari terpanas sepanjang sejarah untuk bulan Juni setelah suhu udara melonjak hingga 36,1 derajat Celsius di Gosport, Hampshire, pada Rabu (24/6/2026) sore.
Catatan suhu tersebut melampaui rekor Juni sebelumnya sebesar 35,6 derajat Celsius, yang pernah terjadi di Southampton pada 1976 dan Camden pada 1957. Meski demikian, Met Office menyebut rekor baru itu masih bersifat sementara karena pengukuran suhu harus diperiksa lebih lanjut guna memastikan data tersebut dapat diandalkan.
Suhu tertinggi pada Rabu tercatat antara pukul 15.00 dan 16.00 waktu setempat. Selain Gosport, suhu sangat tinggi juga menyelimuti wilayah Inggris selatan lainnya, seperti Wisley di Surrey (36 derajat Celsius), Wiggonholt di West Sussex (35,9 derajat Celsius), dan Charlwood di Surrey (35,7 derajat Celsius). Wales pun mencatat rekor suhu tahun ini sebesar 33,3 derajat Celsius di Cardiff Bute Park.
Peringatan Panas Ekstrem
Met Office masih memberlakukan peringatan merah panas ekstrem di sebagian wilayah selatan dan tengah Inggris serta Wales selatan hingga Kamis pukul 23.59 waktu setempat. Peringatan merah kali ini menjadi yang kedua sejak sistem peringatan panas ekstrem mulai diterapkan pada 2021.
Baca Juga : Kemenpar Sambut Penerbangan Perdana Spring Airlines Rute Guangzhou & Shenzhen ke Jakarta
Kepala ilmuwan Met Office, Profesor Stephen Belcher, mengatakan perubahan iklim telah membuat gelombang panas terjadi lebih sering dan lebih intens. Ia menyebut suhu seperti ini di Inggris pada Juni sebagai kondisi yang sangat mengkhawatirkan.
Sementara itu, kepala peramal cuaca Met Office, Matthew Lehnert, menuturkan kelembapan tinggi membuat panas terasa jauh lebih menyengat. Suhu “terasa seperti” di beberapa bagian Inggris bahkan berpeluang melampaui 40 derajat Celsius.




