URBANCITY.CO.ID –  Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat tajam. Di satu sisi, Iran mengklaim pembahasan navigasi Selat Hormuz bersama Oman hampir rampung. Namun di sisi lain, kecamuk perang di Yaman dan Lebanon justru kembali menelan korban jiwa.
Berikut adalah rangkuman dinamika keamanan regional terkini. Informasi ini mencakup situasi Selat Hormuz hingga pergerakan militer di Lebanon dan Gaza.
Iran Menyebut Kesepakatan Selat Hormuz Hampir Rampung
Pemerintah Iran membeberkan perkembangan terbaru terkait status perairan strategis Selat Hormuz. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menegaskan hal tersebut. Menurutnya, Oman dan Iran hampir menyelesaikan draft kesepakatan bersama.
Baghaei mengisyaratkan bahwa kedua negara dapat segera menerbitkan pernyataan resmi. Syaratnya, tidak ada pihak luar yang menghambat proses tersebut. Sinyal ini diduga kuat mengarah pada Amerika Serikat (AS). Kesepakatan ini berpotensi membuka kembali akses pelabuhan Iran yang terkena blokade AS.
Baca Juga :Â Indonesia Perkuat Kolaborasi Industri BRICS: Peluang Investasi Global
Selain itu, seorang pejabat AS mengungkapkan hal penting. Rute pelintasan sementara di Selat Hormuz nantinya tidak memerlukan izin khusus maupun pungutan biaya. Meskipun Presiden AS Donald Trump belum memformulasikan kepastian final, ia menilai jalur perairan tersebut kini mulai terbuka.
Selat Hormuz memegang peranan krusial bagi dunia. Perairan ini menampung seperlima perdagangan minyak dan gas alam global sebelum konflik meluas pada Februari lalu.




