URBANCITY.CO.ID – Pasar kerja perkotaan menuntut talenta dengan kapabilitas tinggi yang sanggup merespons dinamika disrupsi ekonomi dan teknologi digital.
Menjawab tantangan tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, menerima kunjungan strategis jajaran Majelis Wali Amanat (MWA) serta Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Ova Emilia, di Jakarta, Jumat (18/9).
Dialog ini menaruh fokus pada peningkatan tata kelola institusi, penciptaan benefit nyata bagi masyarakat perkotaan, serta akselerasi ekosistem kampus berkelas dunia.
Langkah konsolidasi ini menguatkan kolaborasi antara regulator dan perguruan tinggi demi melahirkan generasi profesional yang mampu memimpin perubahan nasional.
Baca Juga: Transformasi BNI di Usia 80 Tahun: Mengunci Kinerja Solid dan Daya Saing Global Masa Depan
Mendiktisaintek menegaskan bahwa MWA memegang peranan krusial dalam menyokong rektorat menggenjot performa institusi secara berkelanjutan.
Integrasi kuat antara senat akademik, dewan guru besar, dan sivitas akademika menjadi modal utama untuk memupuk keunggulan kompetitif anak muda Indonesia.
“Harapan masyarakat terhadap perguruan tinggi sangat besar, untuk menjadi katalis untuk melahirkan talenta yang kelak menjadi lokomotif kemajuan bangsa. Tentu kita berharap peran ini bisa terus berjalan, dan ditingkatkan,” ujar Menteri Brian.
Mengubah Riset Kampus Menjadi Nilai Tambah Ekonomi yang Konkret
Generasi urban masa kini mengukur keberhasilan ekosistem edukasi dari sejauh mana riset laboratorium bertransformasi menjadi solusi praktis dan peluang investasi bernilai tinggi.




