URBANCITY.CO.ID – Mengelola portofolio bisnis rumah tangga menuntut mobilitas tinggi sekaligus efisiensi waktu, terutama bagi perempuan urban yang membagi fokus antara ekspansi usaha dan urusan domestik.
Kebutuhan finansial keluarga perkotaan kini mendorong pelaku usaha mikro perempuan untuk mencari ekosistem bisnis yang memberi nilai tambah riil serta fasilitas pendukung yang adaptif.
Menjawab tantangan tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) menggelar Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar bertema “Budaya Lestari, Usaha Berseri” di Pontianak, Kalimantan Barat.
Inisiatif strategis ini memberikan instrumen peningkatan kapasitas modal intelektual sekaligus solusi gaya hidup terintegrasi bagi para nasabah perempuan.
Baca Juga: Strategi Pertanian Urban PNM: Solusi Cerdas Pangan dan Investasi Warga Kota
Solusi Gaya Hidup Modern Dukung Produktivitas Ibu
PNM menyediakan fasilitas ramah keluarga seperti area bermain anak (mini daycare) agar para pelaku usaha dapat fokus menyerap materi pelatihan tanpa mengorbankan waktu pengasuhan anak.
Fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis turut melengkapi ekosistem acara demi memastikan aset terpenting pelaku usaha, yakni kebugaran fisik, tetap prima.
“Kalau ada kegiatan seperti ini, sebagai ibu saya biasanya harus memikirkan anak juga. Jadi, ketika ada tempat untuk anak bermain, saya bisa mengikuti kegiatan dengan lebih tenang. Saya juga bisa sekalian memeriksakan kesehatan. Buat saya, ini membantu karena kebutuhan saya sebagai ibu dan sebagai pengusaha sama-sama diperhatikan,” ujar salah satu nasabah PNM.
Baca Juga: Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen, Ini Langkah Nyata Pemerintah
Klinik Bisnis Pertajam Literasi dan Nilai Tambah
Sesi coaching clinic mempertajam strategi manajemen risiko dan operasional harian para nasabah agar bisnis mereka mampu naik kelas dan kompetitif di pasar terbuka.
Selain literasi finansial, program ini menanamkan prinsip ekonomi sirkular modern lewat edukasi pengelolaan sampah dan program penukaran bibit pohon yang memperkuat daya saing bisnis berkelanjutan.
Ajang pameran Pojok UMKM membuka kanal promosi langsung bagi produk unggulan khas Pontianak untuk menggaet segmen pasar baru dengan daya beli lebih luas.
Baca Juga: Menteri Maman Pacu Pemberdayaan Perempuan di Pulau Rinca Lewat PNM Mekaar
Sinergi ini mentransformasi potensi komoditas kriya dan kuliner lokal menjadi portofolio investasi mikro yang menjanjikan pendapatan stabil bagi rumah tangga.
Sinergi Strategis Dorong Skalabilitas Bisnis Mikro
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Republik Indonesia, Maman Abdurrahman, mengapresiasi loyalitas dan ketahanan finansial perempuan nasabah Mekaar yang terus menjaga perputaran ekonomi sektor riil.
“Ibu-ibu nasabah Mekaar menunjukkan semangat dan ketekunan dalam menjalankan usahanya. Banyak di antara mereka yang telah bertahun-tahun menjadi bagian dari Mekaar. Semangat ini perlu terus dijaga dan didukung agar usaha yang dijalankan semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi keluarga,” ujar Maman Abdurrahman.
Baca Juga: PLN Icon Plus dan PNM Dukung Implementasi Ekosistem Kendaraan Listrik
Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero), Kindaris, menegaskan pentingnya pemanfaatan aset kedaerahan untuk menciptakan diferensiasi produk di tengah kompetisi pasar.
“Kalimantan Barat memiliki kekayaan budaya dan potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha. Kami berharap para nasabah dapat terus berinovasi, mengangkat keunikan daerahnya, dan menjadikan potensi tersebut sebagai sumber nilai tambah bagi keluarga,” ujar Kindaris.
Kombinasi pembiayaan terarah, pendampingan intensif, serta integrasi solusi domestik ini mempertegas peran PNM dalam mengakselerasi kemandirian finansial perempuan modern Pontianak secara berkelanjutan.




