URBANCITY.CO.ID – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat lonjakan aktivitas penyeberangan dari Pulau Jawa menuju Sumatera pada H-5 Lebaran 2026.
Meski volume kendaraan terus bertambah, otoritas pelabuhan memastikan arus lalu lintas di dermaga Merak, Ciwandan, hingga Bojonegara tetap berjalan tertib tanpa penumpukan berarti di luar area pelabuhan.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat meninjau lokasi menyatakan bahwa koordinasi lintas sektor berhasil meredam potensi antrean panjang. Kendaraan roda dua di Pelabuhan Ciwandan serta mobil pribadi di Pelabuhan Merak terpantau ramai namun lancar.
Berdasarkan data Posko Merak per Senin, 16 Maret 2026, jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 41.702 orang. Menariknya, terdapat tren peningkatan pada sektor bus sebesar 12,3 persen dan kendaraan roda dua yang naik 11,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Arus Mudik Jawa–Sumatera Melonjak 52 Persen, ASDP Pertebal Armada di Merak
Antisipasi Puncak Arus Mudik
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Rabu, 18 Maret, dan Kamis, 19 Maret 2026. Guna mengantisipasi hal tersebut, ASDP menyiagakan total 1.926 personel di lintas Merak-Bakauheni.
“Puncak arus mudik diprediksikan pada Rabu (18/3) dan Kamis (19/3). Karena itu, kami sudah melakukan rangkaian persiapan dan antisipasi baik operasional maupun koordinasi dengan stakeholder guna mewujudkan layanan penyeberangan yang optimal bagi pengguna jasa,” ujar Heru Widodo.
Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah kebijakan delaying system di sejumlah buffer zone. Kendaraan akan disaring terlebih dahulu di Rest Area KM 43 dan KM 68 Tol Tangerang-Merak sebelum diizinkan masuk ke area pelabuhan.




