<strong>URBANCITY.CO.ID</strong> - Sejak akhir pekan lalu, ASDP mencatat adanya lonjakan jumlah pemudik di Pelabuhan Merak. Kebijakan Work from Anywhere (WFA) yang diterapkan oleh pemerintah menjelang Lebaran 2025 menjadi salah satu faktor yang menhttps://urbancity.co.id/wp-content/uploads/2019/10/Post-1.pngg masyarakat untuk mudik lebih awal. Banyak orang memilih untuk berangkat lebih awal agar bisa menghindari kerumunan dan kepadatan yang biasanya terjadi saat mendekati hari raya. Kenaikan jumlah pemudik ini sangat terlihat dari banyaknya pengguna jasa kapal ferry, terutama kendaraan roda empat pribadi. Menteri Perhubungan Dudi Purwagandhy, bersama ASDP dan pihak terkait, melakukan peninjauan di Pelabuhan Indah Kiat pada akhir pekan lalu. Mereka ingin memastikan bahwa arus mudik berjalan lancar. “Jika area parkir di Pelabuhan Merak hampir penuh, kendaraan pribadi roda empat akan segera diarahkan ke Pelabuhan Indah Kiat sebagai area penyangga untuk menghindari antrean panjang,” kata Menhub Dudi. <strong>Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/strategi-cerdas-asdp-sambut-lonjakan-arus-mudik-lebaran-2025/">Strategi Cerdas ASDP Sambut Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2025</a></strong> Pelabuhan Indah Kiat memiliki luas 93.426 meter persegi dan dapat menampung hingga 2.072 kendaraan kecil. Selain itu, Jalan Lingkar Selatan (JLS) juga akan digunakan sebagai kantong parkir tambahan jika kapasitas di Pelabuhan Ciwandan sudah penuh. Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, mengungkapkan bahwa sejak Jumat, 21 Maret 2025 hingga Sabtu, 22 Maret 2025, total 88.396 orang dan 20.887 unit kendaraan telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak.<!--nextpage--> "Jumlah ini meningkat 47% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dengan dominasi kendaraan roda empat yang mengalami lonjakan signifikan," ujarnya. Pada Sabtu, 22 Maret 2025, jumlah penumpang mencapai 50.055 orang, naik 79% dibandingkan tahun lalu yang hanya 27.898 orang. Kendaraan roda empat juga meningkat pesat, mencapai 6.015 unit, atau melonjak 102% dibandingkan tahun lalu yang hanya 2.983 unit. <strong>Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/asdp-tanggap-darurat-layanan-kapal-ekspres-kembali-normal-setelah-insiden-kmp-portlink-iii/">ASDP Tanggap Darurat, Layanan Kapal Ekspres Kembali Normal Setelah Insiden KMP Portlink III</a></strong> Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menyatakan bahwa lonjakan ini sudah diprediksi karena libur Lebaran tahun ini lebih panjang. “Kami memperkirakan sekitar 30.000 kendaraan kecil akan menyeberang melalui Pelabuhan Merak pada 27-29 Maret mendatang. Karena itu, sebagian antrean kendaraan akan dialihkan ke Pelabuhan Indah Kiat agar tidak menumpuk hingga jalan utama,” ujarnya. Untuk mendukung kelancaran arus mudik, ASDP juga memberikan diskon tarif hingga 36% pada layanan ekspres lintasan Merak-Bakauheni mulai Senin - Minggu, 24 - 30 Maret 2025. Diskon ini berlaku untuk Pejalan Kaki, Golongan IVA, IVB, VA, dan VIA, dengan tujuan menhttps://urbancity.co.id/wp-content/uploads/2019/10/Post-1.pngg pemerataan arus penyeberangan. Strategi distribusi kendaraan juga diterapkan, di mana mobil pribadi dan bus diarahkan melalui Pelabuhan Merak, sementara sepeda motor serta truk Golongan VB dan VIB melalui Pelabuhan Ciwandan. Truk Golongan VII, VIII, dan IX akan dialihkan ke Pelabuhan Bandar Bakau Jaya.<!--nextpage--> <strong>Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/asdp-ksp-perkuat-proyek-strategis-nasional-sektor-transportasi-laut/">ASDP-KSP Perkuat Proyek Strategis Nasional Sektor Transportasi Laut</a></strong> Di jalur tol, kendaraan dari Exit Tol Cilegon Timur diarahkan ke Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ, sementara kendaraan dari Exit Tol Merak masuk sesuai jadwal check-in. Pergerakan penumpang dari Sumatera ke Jawa juga mengalami kenaikan. Berdasarkan data Posko Bakauheni, pada H-9, total penumpang yang menyeberang mencapai 37.465 orang, naik 38% dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 27.208 orang. Kendaraan roda empat tercatat 3.211 unit, naik 20% dibandingkan tahun lalu yang sebanyak 2.685 unit. Shelvy menambahkan bahwa antrean kendaraan yang terjadi pada akhir pekan kemarin disebabkan oleh peningkatan jumlah pemudik yang signifikan serta dampak dari perbaikan Dermaga VI Merak. “ASDP tengah mempercepat perbaikan Dermaga VI pascainsiden tertabraknya KMP Portlink III. Saat ini, proses bongkar muat kendaraan dimaksimalkan melalui rampa samping kapal menuju car deck, yang membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan mekanisme normal,” jelasnya. <strong>Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/asdp-siapkan-diskon-36-untuk-kendaraan-penumpang-selama-mudik-lebaran-2025/">ASDP Siapkan Diskon 36% Untuk Kendaraan Penumpang Selama Mudik Lebaran 2025</a></strong> ASDP terus berupaya mengoptimalkan layanan agar perjalanan tetap lancar. Pengguna jasa diimbau untuk mematuhi jadwal keberangkatan yang tertera di tiket dan tiba di pelabuhan sesuai waktu yang ditentukan. “Kami memastikan kendaraan yang tiba sesuai jadwal tiket akan mendapat prioritas antrean naik kapal. Kami berterima kasih atas kerja sama pengguna jasa dalam menciptakan perjalanan yang lebih tertib dan nyaman,” tutup Shelvy. <strong>(*)</strong><!--nextpage--> <strong>Dapatkan Informasi Menarik Lainnya di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMNO7qgww4Lu3BA?hl=id&gl=ID&ceid=ID%3Aid">GOOGLE NEWS</a></strong>