ASDP Siapkan Strategi Terpadu Hadapi Mudik Lebaran 2026 di Jalur Sumatera-Jawa-Bali

ASDP mematangkan strategi Angkutan Lebaran 2026 di lintasan Sumatera-Jawa-Bali. (Foto: Urbancity/Pool/Dok. ASDP)

URBANCITY.CO.ID – Mudik Lebaran bukan sekadar perjalanan pulang kampung. Bagi jutaan orang, itu ritual tahunan yang penuh makna: bersua keluarga, melepas rindu, dan merayakan kebersamaan.

Menjelang Angkutan Lebaran 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan mobilitas di jalur krusial Sumatera-Jawa-Bali berjalan aman, tertib, dan lancar. Jalur ini menjadi tulang punggung pergerakan nasional saat puncak mudik.

Persiapan ASDP tidak instan. Sejak akhir periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026, perusahaan pelat merah ini menjalankan rangkaian langkah berkelanjutan.

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menegaskan bahwa penguatan layanan dilakukan menyeluruh, mulai dari kesiapan armada, optimalisasi fasilitas, hingga kolaborasi erat dengan regulator dan pemangku kepentingan.

Baca Juga: Pelabuhan Bitung, Gerbang ASDP untuk Logistik Timur Indonesia

Di lintasan Merak-Bakauheni, ASDP menyiapkan 75 kapal yang beroperasi sesuai jadwal regulator. Bersama stakeholder, mereka tambahkan Dermaga Ekspres Pelabuhan Merak menjadi dua, tingkatkan kapasitas dermaga di Ciwandan.

Lalu, siapkan pelabuhan contingency seperti Krakatau Bandar Samudera di Cilegon serta Pelabuhan Panjang-Bandar Lampung. Langkah ini antisipasi lonjakan arus kendaraan dan penumpang.

Lintasan Ketapang-Gilimanuk disiagakan 56 kapal. Kapasitas diperkuat dengan tambahan kapal berkapasitas besar (GRT besar) dari lima menjadi tujuh unit. Dampaknya: daya angkut naik, rotasi kapal cepat, waktu tunggu berkurang saat puncak Lebaran.

Artikel Populer

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.