ASEAN-Japan Forum Cetak Talenta Industri Indonesia Unggul di Pasar Global

Kerja sama ASEAN-Jepang fokus kembangkan kompetensi SDM industri. (Foto: Urbancity/Pool/Dok. Kemenperin)

URBANCITY.CO.ID – Di tengah ambisi besar menuju visi Indonesia Emas 2045, pemerintah terus memacu transformasi di sektor industri manufaktur nasional.

Kuncinya tidak hanya terletak pada pembaruan mesin, melainkan pada pencetakan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing global demi menyokong peta jalan Making Indonesia 4.0.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menegaskan bahwa membangun ekosistem manufaktur yang tangguh dan berkelanjutan mengharuskan Indonesia memiliki tenaga kerja yang siap menghadapi era digital.

“Tantangan transformasi digital sektor manufaktur di Indonesia saat ini terletak pada kesiapan teknologi digital dan kualitas tenaga kerja. Oleh karena itu, penguatan SDM industri menjadi fondasi yang sangat penting,” ujar Menperin dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (28/5).

Baca Juga: Kemenperin Gandeng IKM Komponen Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik Nasional

Menjawab Tantangan Teknologi Masa Depan

Menjawab tantangan tersebut, Kementerian Perindustrian melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) gencar menggandeng mitra dalam dan luar negeri.

Kepala BPSDMI, Doddy Rahadi, memaparkan bahwa pabrik-pabrik masa kini membutuhkan pekerja yang melek otomatisasi, Internet of Things (IoT), hingga dekarbonisasi.

“Indonesia memiliki peluang besar karena didukung populasi usia produktif yang sangat besar. Namun, peluang tersebut harus diiringi dengan pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan,” tutur Doddy.

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.