“Kami tetap fokus menjaga portofolio pembiayaan yang sehat sesuai risk appetite yang acceptable,” ujarnya.
Target Pembiayaan SME Tumbuh 30 Persen
Bank Muamalat menargetkan pembiayaan SME tumbuh sekitar 30 persen pada 2026 dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Target tersebut akan didukung dengan penguatan pasar pada sejumlah ekosistem yang selama ini menjadi fokus perseroan, yakni pendidikan, haji dan umrah, serta kesehatan.
“Kami optimistis target tersebut dapat dicapai melalui sejumlah strategi yang dijalankan, di antaranya fokus pada target market di ekosistem pendidikan, haji dan umrah, serta kesehatan,” kata Ricky.
Bank Muamalat juga mengoptimalkan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan jaringan yang dimiliki untuk memperluas jangkauan pembiayaan.
Baca juga: Raperda Rusun DKI: Akan Atur Hak dan Kewajiban Penghuni serta Pengelola
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya inovasi, meningkatkan produktivitas usaha, sekaligus memperkuat ekosistem SME.
Digitalisasi Jadi Kunci Perluasan Akses
Penguatan digitalisasi dinilai menjadi salah satu kunci Bank Muamalat dalam menjangkau pelaku SME di luar wilayah yang memiliki akses langsung ke kantor cabang.
Melalui layanan dan proses pembiayaan yang semakin terdigitalisasi, perseroan ingin memangkas hambatan akses sekaligus meningkatkan kecepatan transaksi bagi nasabah.
Bank Muamalat menilai sektor SME memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional karena memiliki kemampuan bertahan di tengah berbagai gejolak ekonomi.




