Baca Juga: GT World Challenge Asia 2026 Sedot 12 Ribu Penonton, Ekonomi Mandalika Tumbuh Pesat
Direktur Operasi MGPA, Donny Mahardjono, mengungkapkan bahwa pelayanan kepabeanan yang cekatan di Bandara Soetta menjadi salah satu kunci utama di balik kesuksesan operasional setiap gelaran di Mandalika.
“Event internasional membutuhkan sistem logistik yang cepat, presisi, dan terintegrasi. Kami mengapresiasi dukungan Bea Cukai Soekarno-Hatta yang selama ini membantu kelancaran proses pemasukan kebutuhan event, mulai dari peralatan balap, perlengkapan teknis, hingga logistik tim dari berbagai negara,” tutur Donny.
Menjaga Reputasi Indonesia di Mata Dunia
Dalam ajang akbar seperti MotoGP, ketepatan waktu adalah segalanya. Keterlambatan satu jam saja dalam proses kliring pabean bisa mengacaukan jadwal latihan dan kualifikasi para pembalap dunia.
Oleh karena itu, kecepatan pelayanan dokumen dan fisik barang menjadi taruhan bagi reputasi Indonesia sebagai tuan rumah.
Baca Juga: Pertamina Mandalika Racing Series 2026: 102 Pembalap Muda Adu Cepat di Seri Pembuka
Kepala Bidang Pelayanan Fasilitas Pabean dan Cukai II Bea Cukai Soetta, Wahyu Anggara, menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan karpet merah dalam hal pelayanan demi nama baik bangsa.
“Sejalan dengan tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Bea Cukai Soekarno-Hatta berkomitmen memberikan dukungan pelayanan untuk membantu kelancaran berbagai gelaran internasional di The Mandalika,” tegas Wahyu.
Sinergi yang solid antara pelaku industri olahraga seperti MGPA dan otoritas kepabeanan ini dipercaya mampu memperkuat ekosistem sport tourism nasional.




