Arya juga menyampaikan bahwa pembiayaan dari perbankan menjadi salah satu faktor penting dalam sebuah perusahaan dapat beroperasi secara optimal dan berkembang.
“Pencapaian laba bersih BUMN secara konsolidasi pada semester I lalu cukup menggembirakan yaitu Rp183,9 triliun atau tumbuh 12,9 persen dari periode tahun lalu atau year on year (YoY). Dengan berbagai upaya transformasi yang terus dilakukan antara lain holdingisasi dan perbaikan tata kelola manajemen, pasti akan membawa dampak yang lebih positif terhadap kinerja BUMN secara keseluruhan,” tutupnya.






