URBANCITY.CO.ID – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengimbau masyarakat untuk segera mengamankan tiket arus balik Lebaran 1447 H guna memanfaatkan program stimulus tarif penyeberangan.
Hingga 21 Maret 2026, serapan anggaran diskon baru menyentuh angka 29,58 persen, yang berarti peluang masyarakat untuk mendapatkan tiket murah masih terbuka lebar di berbagai lintasan utama.
Program ini memberikan potongan tarif hingga 100 persen untuk komponen jasa pelabuhan, atau setara dengan reduksi biaya total penyeberangan sekitar 21,9 persen. Kebijakan ini menjadi instrumen pemerintah untuk menekan biaya logistik dan transportasi publik selama masa libur panjang.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menekankan pentingnya reservasi sejak dini melalui platform digital. “Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik sejak dini dan segera melakukan pemesanan tiket melalui Ferizy. Kuota program ini masih tersedia luas,” ujar Heru dalam keterangannya.
Baca Juga: Antrean Gilimanuk Terurai, ASDP Pastikan Arus Kendaraan Nihil Jelang Nyepi
Realisasi Anggaran Rp10,5 Miliar
Berdasarkan data hingga 18 Maret 2026, ASDP telah menyalurkan stimulus sebesar Rp10,5 miliar dari total target yang ditetapkan.
Meskipun serapan anggaran baru mencapai sepertiga, jumlah pengguna jasa yang telah mencicipi manfaat program ini sudah menembus 44,43 persen dari total kuota penumpang.
Program diskon ini mencakup tujuh lintasan krusial yang menghubungkan urat nadi transportasi antarpulau, di antaranya:
- Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk.
- Lembar–Padangbai dan Galala–Namlea.
- Jalur perintis di Kupang menuju Rote, Kalabahi, dan Hansisi.
- Tren Mudik 2026: Arus Lebih Terurai
Data Posko Merak pada H-1 Lebaran (20 Maret 2026) menunjukkan fenomena menarik. Terjadi penurunan jumlah penumpang sebesar 33,5 persen dibandingkan tahun lalu, dengan total 20.540 orang. Begitu pula dengan volume kendaraan yang merosot 31,6 persen menjadi 6.203 unit pada hari yang sama.




