Jaminan Keamanan BPOM
Menurut Andi, masyarakat tidak perlu panik berlebihan selama produk yang digunakan telah melewati pengawasan ketat otoritas kesehatan. Ia menyebutkan bahwa setiap produk kosmetik yang beredar secara legal di Indonesia telah melalui serangkaian uji laboratorium.
“Kalau dia sebuah produk dan sudah direview oleh laboratorium internal dari pabrik yang bersangkutan, kemudian direview juga oleh laboratorium eksternal termasuk juga BPOM sebagian besar sebenarnya sudah masuk dalam standar keamanan kosmetik,” jelas Andi.
Meski begitu, ia tetap menyarankan agar publik tetap bersikap terbuka terhadap informasi baru dan terus melakukan peninjauan lebih lanjut seiring berkembangnya ilmu pengetahuan.
Faktor Risiko Kanker yang Dominan
Alih-alih menyalahkan deodoran, Andi mengingatkan bahwa kanker merupakan penyakit multifaktoral. Penyebabnya mencakup faktor genetik hingga pola hidup yang buruk. Dalam kasus kanker payudara, keberadaan gen BRCA memang menjadi salah satu faktor risiko, namun perilaku harian jauh lebih dominan.
“Nah, pola hidup itulah yang dipandang sebagian besar penyebab justru dominan. Pola hidup kan bukan soal makanan dan minuman saja, tetapi bagaimana seseorang berperilaku dalam keseharian, bagaimana lingkungannya, itu juga punya kontribusi dalam sakit sehatnya seseorang termasuk kanker,” kata Andi.
Ia juga menambahkan faktor lain yang harus diwaspadai adalah obesitas dan gangguan hormon. “Tapi bukan cuma soal gen itu saja nanti ada faktor pola hidup pola makan obesitas hormon mungkin ada faktor-faktor lain lagi yang harus dipertimbangkan terkait dengan kanker tersebut,” pungkasnya.






