URBANCITY.CO.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Abdul Mu’ti, mengumumkan lompatan besar, proyek pembenahan infrastruktur pendidikan nasional.
Pemerintah membidik target ambisius untuk merevitalisasi sebanyak 71.744 bangunan sekolah di seluruh Indonesia sepanjang tahun ini.
Proyek raksasa tersebut merangkum agenda renovasi total maupun perbaikan ringan ruang kelas, mulai dari jenjang TK, SD, hingga SMA.
Abdul Mu’ti memaparkan akselerasi draf target tersebut di depan awak media setelah menghadiri rapat terbatas bersama jajaran kabinet.
“Tahun ini kami akan melakukan revitalisasi untuk 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia,” ujar Abdul Mu’ti dalam konferensi pers, dikutip Jum’at (12/6).
Baca juga:Â Pulihkan Pendidikan Sumatra, Kemendikdasmen Kucurkan Rp2 Triliun Bereskan 3.084 Sekolah
Sekretariat kementerian mencatat pembengkakan jumlah sasaran ini melonjak sangat drastis jika membandingkannya dengan rencana anggaran awal.
Pemerintah pada mulanya hanya menargetkan perbaikan bagi 11.744 unit sekolah dengan mengunci alokasi pagu anggaran sebesar Rp14 triliun.
Namun, Presiden kemudian memerintahkan penambahan kuota operasi secara masif untuk 60.000 satuan pendidikan pelat merah maupun swasta agar mutu belajar anak-anak segera setara.
Siap Meresmikan Puluhan Ribu Sekolah pada Tahun Ajaran Baru
Kementerian Dikdasmen mengklaim para pekerja di lapangan telah merampungkan sekitar 70 persen konstruksi fisik dari target gelombang pertama yang mencakup 11.744 sekolah.




