“Karena itu, kami bertekad terus berjuang untuk membuat “Semua Orang Mandiri Energi”. Kami tidak berhenti di persebaran Kota besar seperti di Jakarta, Bandung dan Surabaya saja, karena itu kami hadir disini, di Bali,” ujarnya.
Menurut dia, ATW Solar dan SED akan menyasar ke hampir seluruh segmen pasar di Bali. Keduanya bertekad untuk membuka semua market property baik residential, commercial sampai industrial.
“Solar panel dapat di pasarkan ke B2B dan B2C, terutama di Bali banyak villa dan perumahan yang sudah mulai memikirkan konsep “sustainable living” dengan menggunakan barang-barang green energy,” jelasnya.
ATW Solar merupakan perusahaan solusi tenaga surya yang berdiri sejak 2017 yang menawarkan pemasangan panel surya atap. Perkembangan perusahaan ini cukup mocer.
Dalam tempo tiga tahun, ATW Solar telah memasang sekitar 20 Megawatt-peak sistem panel surya, mulai dari skala perumahan, bisnis, hingga industri.
“Untuk residensial, instalasi yang dilakukan ATW Solar juga telah mencapai jumlah 3000 unit rumah,” jelasnya.
Pihaknya percaya akan pertumbuhan dan masa depan energi terbarukan di Indonesia. Apalagi dengan dukungan pemerintah yang sangat besar. Dukungan itu ditunjukan lewat pemasangan panel surya di kantor instansi pemerintah dan industri Contohnya, pemasangan panel surya di setiap kantor PLN dan SPBU (hijau). “Ini sebagai pionir dan teladan untuk penggunaan Energi Terbarukan di masyarakat,” ujarnya.
Adapun target awal ATW Solar dan SED di Bali adalah membangun awareness mengenai energi terbarukan. Untuk memperluas jangkauan, ke depan pihaknya akan menjalin kerjasama dengan asosiasi penggerak energi terbarukan.





