Perusahaan berhasil merampungkan megaproyek survei seismik maritim di perairan Thailand serta memperluas jangkauan operasional kargo hingga ke negara Aljazair, Afrika Utara.
Baca juga: Elnusa Pacu UMKM Bojonegoro Tembus Pasar Digital Lewat Program PESONA
Divisi pengembangan usaha juga gencar mengomersialkan tiga inovasi teknologi andalan mereka, yakni cairan kimia pembersih pipa Pertasolven, metode deteksi kebocoran In-Line Inspection (ILI), serta teknik perekahan batuan Hydraulic Fracturing.
Rangkaian terobosan ini memantapkan posisi Elnusa sebagai penyedia solusi energi terintegrasi yang disegani di kawasan regional.
Memangkas Emisi Karbon dan Menjaga Rapor Manusia
Direktorat operasional Elnusa mengukir prestasi gemilang di bidang keselamatan kerja dengan mencatatkan rapor nihil kecelakaan kerja (zero Lost Time Injury) dan zero fatality sepanjang tahun lalu.
Tim lingkungan perusahaan juga berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 3.079,41 ton CO₂ ekuivalen melalui pemakaian generator ramah lingkungan di area rig.
Baca juga: Elnusa Tancap Gas di Awal 2026, Volume Distribusi Energi Melonjak 22 Persen
Direktur Utama PT Elnusa Tbk, Litta Ariesca, menegaskan bahwa perusahaan akan terus mengandalkan tiga pilar utama, yakni kepemimpinan biaya (cost leadership), percepatan digitalisasi, serta diversifikasi pasar internasional.
Langkah ini menjadi benteng utama Elnusa untuk menghadapi volatilitas harga minyak mentah dunia.
“Didukung fundamental keuangan dan arus kas yang kuat serta budaya continuous improvement, Elnusa siap berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memperluas jangkauan bisnis di tingkat global,” ujar Litta Ariesca mantap.




