Melalui penggabungan antara peningkatan keterampilan (upskilling) teknis dan penguatan kelembagaan ini, Elnusa berkomitmen membantu menciptakan ekosistem UMKM daerah yang lebih tangguh, mandiri, serta mampu mendongkrak pendapatan lokal secara signifikan.
Baca Juga:Â Daya Beli Melemah, OJK Beberkan Penyebab Kucuran Kredit UMKM Masih Mandek
Wujud Komitmen Keberlanjutan dan SDGs
Inisiasi program PESONA juga menjadi bukti nyata kepatuhan Elnusa terhadap penerapan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Program ini menyasar empat poin penting sekaligus, yakni pengentasan kemiskinan (poin 1), penyediaan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (poin 8), konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (poin 12), serta kemitraan multipihak (poin 17).
Ke depan, manajemen Elnusa menegaskan akan terus mengawal pertumbuhan bisnis komunitas lokal ini melalui rangkaian pendampingan berkala yang disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan.
Korporasi juga bakal melakukan evaluasi dampak ekonomi jangka panjang secara ketat guna memastikan UMKM binaan di Bojonegoro tidak sekadar dikenal di pasar digital, melainkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi wilayah yang inklusif dan berkelanjutan. (*)





