Baca juga: Genjot Bisnis Menara dan Data Center, Lini B2B Telkom Indonesia Tumbuh Subur
“Melalui penataan portofolio yang terarah serta kolaborasi dengan mitra global seperti Fullerton Health, kami meyakini bahwa sinergi ini akan memperkuat kapabilitas ekosistem digital Indonesia, khususnya di sektor healthcare, serta menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” urai Setyanto.
Mendorong Entitas untuk Tumbuh Agresif
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menegaskan bahwa kemitraan strategis ini bukan sekadar transaksi jual-beli biasa di atas meja sirkuler.
Aksi ini merupakan bagian dari disiplin ketat perusahaan dalam mengelola portofolio demi menciptakan efisiensi kelompok usaha.
“Kami memandang kemitraan strategis seperti ini bukan sekadar transaksi korporasi, melainkan bagian dari upaya menciptakan struktur bisnis yang lebih optimal agar setiap entitas dapat tumbuh secara lebih agresif serta membuka ruang inovasi bisnis yang lebih luas di masa depan,” jelas Dian.
Baca juga: Genjot Strategi TLKM 30, Telkom Indonesia Kantongi Pendapatan Rp37,2 Triliun
Setali tiga uang, Direktur Utama TelkomMetra, Pramasaleh Haryo Utomo, meyakini perpindahan tangan ini akan menebalkan nilai tambah bagi AdMedika ke depan.
“Di bawah kepemilikan Fullerton Health, kami meyakini AdMedika berada pada posisi yang solid untuk meningkatkan kapabilitas, memperluas skala bisnis, serta mengakses ekosistem layanan kesehatan regional yang lebih luas, dengan tetap mempertahankan fondasi kuat yang telah dibangun di Indonesia,” tambah Pramasaleh.




