Baca Juga:Â OJK Terapkan QR Code Pialang Asuransi, Upaya Tangkal Praktik Ilegal
Kedua, Roadmap Pasar Modal Berkelanjutan Indonesia. Peta jalan ini menempatkan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) sebagai motor penggerak pendanaan di masa depan.
“Ini adalah upaya kita mendorong investasi berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tambahnya.
Digitalisasi Pialang dan Ekspor Daerah
Inovasi juga menyentuh sektor perasuransian melalui implementasi QR Code pada Surat Tanda Terdaftar (STTD) Pialang Asuransi dan Reasuransi.
Teknologi ini memungkinkan masyarakat melakukan verifikasi identitas pialang secara real time, sekaligus meminimalkan risiko penipuan oleh pihak tidak terdaftar.
Baca Juga:Â Catut Logo OJK, Satgas PASTI Hentikan Operasional PT Malahayati Nusantara Raya
Di tingkat daerah, OJK memperkuat peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Salah satu capaian nyatanya adalah ekspor perdana komoditas kelapa dari Sumatera Selatan pada 21 April 2026.
Dukungan OJK di sini mencakup seluruh rantai nilai (value chain financing), mulai dari pembiayaan budi daya, pengolahan, hingga fasilitas trade finance dan letter of credit untuk kebutuhan perdagangan internasional.
“Sektor jasa keuangan harus hadir dari hulu ke hilir untuk meningkatkan daya saing komoditas unggulan daerah,” pungkas Friderica. (*)






