Kinerja moncer ini tercermin dari meroketnya raihan operasional PTP Nonpetikemas Cirebon. Hingga April 2026, realisasi bongkar muat komoditas curah kering, cair, hingga general cargo di pelabuhan multipurpose ini menembus angka 1.359.261 ton/m³.
Angka ini melesat tajam 27,91 persen dibanding periode serupa tahun lalu yang tertahan di posisi 1.062.634 ton/m³. Capaian tersebut bahkan sukses melampaui target RKAP sebesar 104,27 persen.
Baca Juga: Dukung Logistik Sawit, PTP Nonpetikemas Bengkulu Sukses Uji Coba Layanan Drop Tank Perdana
Pasang Jaring Raksasa demi Redam Polusi Debu Pantura
Kendati performa bisnis tumbuh agresif, pengelolaan dampak lingkungan di kawasan pesisir Cirebon tetap diperketat.
Manajemen mempertebal implementasi aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) untuk meredam friksi polusi dengan pemukiman warga.
Salah satu langkah mitigasi riil yang dipasang di lapangan adalah pembangunan barikade pagar jaring penahan debu raksasa di sekeliling area bongkar muat komoditas curah kering seperti batu bara, gipsum, dan semen.
Fasilitas pengontrol polusi ini berfungsi mengunci partikel debu halus agar tidak beterbangan mencemari pemukiman sekitar dan menjaga kualitas udara di area pelabuhan tetap aman bagi para pekerja.
Seluruh rantai operasional ini dikawal ketat lewat koordinasi satu pintu bersama operator terminal, syahbandar, hingga serikat tenaga kerja bongkar muat (TKBM) setempat. (*)





