Senada dengan itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan pemerintah pusat terus menggenjot penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan mempercepat digitalisasi untuk menstimulasi pasar domestik.
Baca Juga: OJK Keliling Kampus Jaring Pemimpin Anti-Fraud, Kawal Aset Rp30 Ribu Triliun
“Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) senantiasa digenjot dan diharapkan dapat mendorong perekonomian di daerah. Pemerintah juga mendorong digitalisasi melalui berbagai kegiatan ekonomi. Selain itu, pemerintah juga mendorong industri semikonduktor di daerah, proses hilirisasi, serta mempersiapkan SDM yang andal,” kata Airlangga Hartarto.
Apresiasi juga datang dari parlemen. Ketua Komisi XI DPR RI, Mokhamad Misbakhun, memuji konsistensi OJK dalam membangun Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Menurutnya, akurasi pembiayaan pada segmen UMKM akan langsung mendongkrak Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada OJK yang selalu ingin mengkonsolidasikan semua tugas sektor jasa keuangan dengan pemerintah daerah, kemudian membangun akselerasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Langkah ini menjadi tanggung jawab kita semua supaya pembangunan itu dirasakan oleh seluruh masyarakat di seluruh Indonesia,” tegas Misbakhun.
Cetak Biru Empat Wilayah Utama: Dari Kopi hingga Industri Kreatif
Sejak digulirkan pada 2024, Program PED OJK telah mengakar di 40 kabupaten dan kota dengan melibatkan minimal tiga jenis Lembaga Jasa Keuangan (LJK) di setiap klaster usaha.










