Ia berharap langkah tegas ini memberikan pesan kuat bahwa hukum di Jawa Barat tidak memberikan ruang aman bagi pelaku kejahatan sadis.
Dedi mengajak masyarakat untuk bersinergi membantu kepolisian dalam memberikan informasi akurat mengenai lokasi persembunyian buronan tersebut.
“Saya sangat marah dengan laki-laki seperti ini bernama Taufik Hidayat yang sekarang jadi buronan, dan saya meyakini bahwa tim Polda Jabar akan mampu dengan cepat menangkapnya,” ujarnya.
Dedi secara tegas, memberikan sinyal bahwa tidak ada tempat aman bagi pelaku kekerasan di Jawa Barat.
Mekanisme Sayembara Hadiah Fantastis
Dedi Mulyadi membuka akses bagi seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pencarian ini.
Baca juga: Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama Bank BJB, Ayi Subarna Resmi Jabat Direktur Utama
Dedi Mulyadi memberikan hadiah uang tunai sebesar seperempat miliar rupiah kepada warga yang berhasil menangkap pelaku atau memberikan petunjuk valid kepada pihak berwajib.
Pihak berwenang mengharapkan partisipasi publik ini mampu mempersempit ruang gerak pelarian pelaku yang sudah sangat meresahkan warga.
“Siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat atau menginformasikan kepada aparat keberadaannya, saya memberikan hadiah Rp 250 juta,” cetusnya.
“Saya memberikan hadiah ini sebagai bentuk partisipasi agar masyarakat segera menemukan dan menangkap Taufik Hidayat,” tambah KDM.
Kondisi Korban di RS Hasan Sadikin
Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akibat luka fisik yang sangat parah.




