URBANCITY.CO.ID – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya meresmikan Restoran Sederhana Singapura di kawasan Kampong Glam.
Kehadiran kuliner khas Minang di Singapura menjadi langkah strategis untuk memperluas penetrasi kuliner Indonesia ke pasar internasional.
Ekspansi ini sekaligus memperkuat posisi subsektor kuliner sebagai salah satu penggerak utama ekonomi kreatif nasional.
Pemerintah optimistis produk kuliner lokal mampu merebut hati para penikmat makanan di luar negeri.
Kawasan bersejarah Kampong Glam menjadi saksi dimulainya babak baru internasionalisasi merek rumah makan Padang legendaris tersebut.
Baca juga:
Langkah berani ini juga mempertegas identitas budaya Indonesia yang kaya akan rempah autentik di mata dunia.
Indonesia Siap Bersaing di Pasar Global
Kehadiran Restoran Sederhana di Singapura menunjukkan bahwa jenama Indonesia siap bersaing di pasar internasional tanpa kehilangan akar budayanya.
“Bagi kami, kuliner bukan sekadar makanan, tetapi juga instrumen diplomasi budaya untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia,” ujar Menteri Ekraf di kawasan heritage Kampong Glam pada Minggu (14/6).
Pihak PT Global Minang Ventura (GMV) mengelola langsung gerai baru yang beralamat di 738 North Bridge Road ini.
Lokasi strategis tersebut selalu ramai oleh kunjungan masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara setiap harinya.
Baca juga: Menteri Ekraf Sebut Jamu Sebagai IP Kultural RI yang Berpotensi Kuasai Pasar Global
Sebelum peresmian ini, pengelola telah melakukan uji coba operasional sejak 29 Mei 2026 dan mendapat sambutan yang sangat meriah dari para diaspora.




