URBANCITY.CO.ID – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) menghasilkan keputusan strategis dalam perombakan struktur manajemen.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, resmi diangkat menjadi Komisaris Utama Independen Bank BJB dalam rapat yang digelar di Gedung Pakuan, Bandung, Selasa, 28 April 2026.
Penunjukan Susi dibarengi dengan pengisian kursi Direktur Utama oleh Ayi Subarna, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasional dan Teknologi Informasi. Ayi mengisi posisi yang kosong sejak wafatnya Yusuf Saadudin pada November 2025 lalu.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, selaku pemegang saham pengendali, menegaskan bahwa pemilihan Susi didasari oleh kebutuhan akan sosok berintegritas tinggi dalam mengelola lembaga keuangan daerah.
Baca Juga: 7 Bank Nasional dan 32 BPD Siap Salurkan KPR FLPP Buat Sukseskan Program 3 Juta Rumah
“Saya sangat percaya Bu Susi memiliki integritas sebagai komisaris utama. Semoga dengan postur yang baru ini nanti kita akan melahirkan postur bank kredibel bukan hanya eksis sebagai bank pemerintah daerah, tetapi digemari di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Dedi Mulyadi.
“Ratu Laut Kidul” Masuk Bursa Perbankan
Dedi sempat berkelakar dengan menjuluki Susi sebagai “Ratu Laut Kidul”. Ia mengaku sempat ada penolakan awal dari Susi, namun pihaknya berhasil meyakinkan pemilik maskapai Susi Air tersebut untuk berkontribusi membenahi perbankan Jawa Barat.
Selain Susi, RUPST juga menunjuk Eydu Oktain Panjaitan, yang saat ini menjabat Kepala BPK Jawa Barat, sebagai Komisaris Independen. Eydu dipastikan akan mengundurkan diri dari jabatannya di BPK sesuai prosedur yang berlaku.




