Demi memutus rantai ketergantungan tersebut, pemerintah telah menyiapkan benteng kebijakan yang kokoh.
Strategi kedaulatan ekonomi ini akan dieksekusi melalui penerapan ekspor satu pintu, investasi besar-besaran di sektor hilirisasi industri, serta pengetatan pengawasan terhadap pengelolaan devisa hasil ekspor.
“Karena itu, pemerintah menentukan ekspor sumber daya alam satu pintu. Kita juga harus melakukan investasi besar di bidang industrialisasi berdasarkan hilirisasi. Kita harus memperkuat pengelolaan devisa hasil ekspor dan memastikan bahwa kekayaan Indonesia memberi manfaat sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Presiden mengakhiri amanatnya.
Melalui momentum Hari Lahir Pancasila ini, Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk kembali pada khitah dan cita-cita luhur para pendiri negara, yakni mewujudkan Indonesia yang mandiri, kuat, dan sejahtera secara merata. (*)




