Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Reni Yanita, mengungkapkan bahwa sektor pangan mendominasi struktur IKM nasional sebesar 46,63%.
Baca Juga: Prabowo: Hilirisasi Jadi Jalan Indonesia Menjadi Raksasa Ekonomi Dunia yang Dihormati
Kemenperin pun gencar memberikan pendampingan mulai dari teknologi produksi hingga sertifikasi keamanan pangan seperti HACCP.
“Industri olahan buah ini punya prospek yang bagus di tengah isu ketahanan pangan dan semakin besarnya kesadaran masyarakat terhadap olahan pangan sehat,” kata Reni Yanita.
Solusi Pembiayaan dan Revitalisasi Produksi
Untuk mengatasi tantangan teknologi dan kapasitas, Kemenperin memfasilitasi IKM melalui pembiayaan seperti Kredit Industri Padat Karya (KIPK).
Salah satu contoh sukses adalah CV Sahabat Pangan yang mendapatkan pembiayaan Rp2 miliar untuk pengadaan mesin vacuum frying dan smart cold storage.
Langkah ini diharapkan mampu memacu diversifikasi produk, mulai dari buah kering hingga bahan baku industri kosmetik, sehingga produk IKM Indonesia semakin diakui di mancanegara. (*)






