<strong>URBANCITY.CO.ID</strong> – PT Hutama Karya (Persero) menggelar Operasi Keselamatan berupa Simpatik Microsleep selama arus Mudik-Balik Lebaran 2024, salah satunya dengan membagikan makanan ringan dan kopi secara geratis kepada para pengemudi. Kemudian, Hutama Karya juga melakukan penambahan lajur dan penerapan larangan jenis angkutan barang di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Adjib Al Hakim mengatakan, pihaknya terus aktif dalam mendukung kelancaran selama arus mudik/balik Lebaran 2024 bagi para pengguna jalan tol. Operasi Simpatik Microsleep dilakukan untuk mengantisipasi kecelakaan yang disebabkan kantuk atau kelelahan terutama berkendara dengan jarak tempuh yang panjang. "Operasi Simpatik Microsleep ini dilaksanakan berkala di seluruh ruas tol Trans Sumatera," katanya, dikutip Urbancity.co.id, Senin, 15 April 2024. Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/hutama-karya-beri-diskon-tarif-tol-trans-sumatera-20-ini-rinciannya/">Hutama Karya Beri Diskon Tarif Tol Trans Sumatera 20%, Ini Rinciannya</a> Kegiatannya dimulai dengan membagikan makanan ringan dan kopi gratis untuk menjaga stamina para pengemudi, hingga melakukan pengecekan kondisi fisik pengemudi dan kendaraan. Menurut Adjib, faktor utama kecelakaan di jalan tol adalah faktor pengemudi, baik kondisi pengemudi yang mengantuk, kelelahan, tidak fokus dan sebagainya namun tetap memaksakan melanjutkan perjalanan. "Di operasi simpatik ini, apabila ada pengemudi yang kedapatan mengantuk/lelah, kami akan minta untuk beristirahat terlebih dahulu di rest area selama 15-30 menit," tutur Adjib.<!--nextpage--> Selain itu, sambung dia, pengguna jalan tol dapat menggunakan fasilitas lengkap lainnya yang tersedia di setiap rest area baik yang permanen maupun sementara. Lebih lanjut ia menjelaskan, mengantisipasi lonjakan trafik pada arus balik, Hutama Karya juga menyiapkan beberapa antisipasi, meliputi pengalihan arus lalu lintas; penambahan lajur keluar di beberapa gerbang tol; dan penguraian antrian dengan flag man. <strong>Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/progres-rsup-ngoerah-bali-garapan-hutama-karya-capai-9947-persen/">Progres RSUP Ngoerah Bali Garapan Hutama Karya Capai 99,47 Persen</a></strong> Selain itu, pendirian Pos Pantau bekerjasama dengan pihak Kepolisian daerah setempat serta memberlakukan penerapan pembatasan operasional angkutan barang khususnya mobil barang dengan sumbu 3 (tiga) atau lebih. Lalu, mobil barang dengan kereta tempelan / gandengan, dan yang mengangkut bahan galian, bahan tambang, bahan bangunan atau hasil perkebunan. Ajdib menyebut, pembatasan operasional khususnya mobil barang dengan sumbu 3 (tiga) atau lebih ini diterapkan hingga Selasa, 16 April 2024 Pukul 08.00 WIB, dengan tujuan kelancaran lalu lintas, keselamatan, keamanan dan ketertiban selama arus mudik/balik Lebaran. Melalui Operasi Simpatik dan beberapa antisipasi tersebut, Hutama Karya berharap bahwa arus balik akan berjalan dengan lancar, sama seperti arus mudik Lebaran, sehingga pengguna jalan tol tetap dapat menikmati perjalanan. “Kami terus berkoordinasi dan bekerjasama dengan Kepolisian/Dinas Perhubungan Pemerintah setempat dan pihak lainnya untuk memastikan pengguna jalan tol dapat melakukan perjalan kembali dengan aman dan nyaman di tol Trans Sumatera,” tutup Adjib.<!--nextpage--> <strong>Dapatkan Informasi Menarik Lainnya di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMNO7qgww4Lu3BA?ceid=ID:id&oc=3">GOOGLE NEWS</a></strong>