“Kami percaya calon wirausahawan terbaik Asia Tenggara saat ini masih duduk di bangku kuliah. Mereka tidak hanya membutuhkan kurikulum AI, tetapi juga ruang bereksperimen, mentor berpengalaman, dan akses ke ekosistem global,” ungkap Dion Park.
Melalui AI Entrepreneurship Academy di BSD City, pihaknya ingin membuktikan kesiapan ekosistem universitas di BSD City dalam melahirkan startup AI masa depan.
Dion Park menjelaskan, tim yang lolos inkubasi, UD IMPACT juga membuka akses ke Asia Growth Track mulai 2027, dengan jaringan Korea melalui TIPS Town dan Busan City, Jepang melalui Underdogs Tokyo.
Kemudian, India dan Asia Selatan melalui Underdogs Delhi, lengkap dengan dukungan market entry dan cross-border matching. “Tujuan kami agar startup Indonesia siap bersaing di tingkat regional,” imbuhnya.
Baca Juga: Ecovia Kota Wisata: Strategi Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Urban Berbasis Alam
Selain jalur kompetisi mahasiswa, akademi ini juga menyediakan Regular Startup Program yang dibuka untuk masyarakat umum.
Kelas lanjutan ini dirancang aplikatif agar inovasi teknologi yang dikembangkan dapat bertransformasi menjadi model bisnis yang sehat, berkelanjutan, dan adaptif di era ekonomi digital global. (*)





