Baca Juga:Meteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah Sosialisasi BLK Komunitas
“Keputusan Dirjennya sudah kita keluarkan dan sudah disosialisasikan. Jadi, proses pembelajarannya tidak diulang, tetapi kita berikan pembimbingan dan pembinaan untuk persiapan mengikuti ujian. Kita tidak bisa menurunkan standar kuliah-ujiannya, sehingga kita mendorong sebenarnya ada proses bimbingan,” ujar Menteri Brian.
Mengasah Mentalitas Profesional Lewat Pelatihan Terpadu
Gaya hidup kaum urban yang serbacepat dan dinamis menuntut penanganan medis yang presisi, sigap, serta berstandar mutu tinggi tanpa kompromi.
Menjawab ekspektasi publik tersebut, program pembinaan ini menerapkan asesmen komprehensif guna memetakan celah kompetensi yang spesifik pada setiap mahasiswa. Pendekatan berbasis personalisasi ini membuat proses belajar berjalan jauh lebih efisien, hemat waktu, dan terukur.
Baca Juga: DPR Awasi Ketat Danantara, Masyarakat Tak Perlu Khawatir dan Tarik Dana Besar-besaran
Perguruan tinggi kini menggerakkan program pendampingan komprehensif lewat format kamp pelatihan intensif (bootcamp) hingga pendampingan mentor sejawat (peer-mentor).
Transformasi ini melatih kesiapan psikologis dan mengasah keahlian teknis mahasiswa dalam menjawab ragam studi kasus klinis yang kompleks.
Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus menegaskan urgensi pembentukan tim lintas kementerian antara Kementerian Kesehatan dan Kemdiktisaintek demi menyatukan cetak biru tata kelola pendidikan kedokteran nasional.
Penilaian menyeluruh terhadap fakultas kedokteran yang memiliki angka ketidaklulusan tinggi menjadi prioritas mutlak agar penyelenggaraan studi tetap mempertahankan akreditasi serta mutu akademik prima.




