Baca Juga: Buka 1,1 Juta Lowongan Kerja, Menteri Abdul Mu’ti Targetkan Revitalisasi 71 Ribu Sekolah
Dirjen Tatang menggarisbawahi bahwa kualitas revitalisasi diukur dari seberapa optimal fasilitas tersebut meningkatkan taraf hidup dan adaptasi murid ke masyarakat.
“Bagi anak-anak berkebutuhan khusus, sekolah yang layak bukan sekadar fasilitas. Sekolah adalah ruang untuk merasa aman, dihargai, diterima, dan diberi kesempatan yang sama untuk berkembang,” pungkasnya.
Penyediaan ruang terapi modern, ramp kursi roda, dan ruang vokasi praktis pada akhirnya mentransformasi SLB menjadi pusat inkubasi talenta yang mandiri secara ekonomi dan sosial.




