Sentuhan Teknologi Modern di Pusat Transportasi
Puas melihat kesiapan di Prambanan, Menpar beralih ke Stasiun Tugu Yogyakarta yang mulai dipadati calon penumpang.
Di stasiun legendaris ini, Menpar Widiyanti dibuat terkesan oleh pemanfaatan teknologi face recognition di pintu masuk yang terbukti ampuh memangkas waktu tunggu proses boarding.
Fasilitas penunjang kenyamanan publik pun tak luput dari pemeriksaan. Mulai dari dispenser air minum gratis, penitipan barang, layanan penanganan barang hilang (lost and found), arena bermain anak, klinik kesehatan, hingga ruang laktasi bagi ibu menyusui dipastikan berfungsi normal.
Pojok etalase UMKM lokal garapan KAI Wisata yang berjejer rapi di stasiun juga mendapat acungan jempol karena dinilai sukses menghidupkan ekonomi rakyat.
Baca Juga: Libur Sekolah Usai, KAI Rilis Tarif Promo “Juleha”
“Kami mengapresiasi kesiapan PT Taman Wisata Candi (TWC) dan PT KAI Daop 6 yang terus berinovasi dalam menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat,” tutur Widiyanti melayangkan pujian.
Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, PT KAI sendiri telah menyiapkan strategi berupa penambahan gerbong, optimalisasi rangkaian kereta, hingga penambahan personel di lapangan.
Berkaca pada kesuksesan angkutan Lebaran 2026 yang berhasil mengangkut 5 juta penumpang—melompat 8 persen dari tahun sebelumnya—KAI optimistis mampu mengulang kesuksesan serupa pada musim libur sekolah kali ini.




